Friday, August 8, 2008

Lepaskanlah...

Lepaskanlah dari tersiksa
Biarlah berakhir janganlah merana
Kasih dirimu masih dirindu

Biarku pergi kerna terpaksa
Dari ditinggalkanmu begitu saja...

Izinkan cD berbicara tentang CINTA... Sebelom tu cD mohon ampun dan maaf terlebih dahulu coz cD bukanlah pakar dalam soal CINTA, hanyalah sekadar mencoretkan pengalaman dan sedikit kisah peribadi.... Entri-entri terdahulu cD banyak bercerita tentang pengorbanan, perpisahan, kekecewaan, kedukaan dan segala macam penderitaan berkaitan CINTA. Tiadakah secalit kemanisan dalam sejarah percintaan? Yaaa.... selagi kita bergelar manusia hanya keburukan yang jelas dipandangan mata, sebaliknya segala kemanisan dan keindahan cinta tatau lenyap entah kemana. Mengapa manusia begitu alpa, tewas dilanda badai kekecewaan dan keegoan mula meraja di hati... Sebaik-baiknya belajarlah untuk melepaskan sesuatu yang bukan lagi menjadi milik kita, dengan melepaskan insyaAllah ketenangan adalah ganjarannya. Melafazkan nyata lebih mudah dari mengotakannya, memang benar cD x nafikannya.. tapi jika kita tidak mencuba masakan kita mengetahui bagaimana kesudahannya kan? cD berani berkata kerana cD dah lalui dan jalani semua nie.... dari semanis-manis madu hinggalah kepahitnya hempedu, semuanya berbekas dihati.

Jika semuanya cD simpan dihati, pastinya dah lama cD mati... huhuhu. Semua yang berlaku ada hikmahnya, cD jadikannya sebagai pengalaman dalam perjalanan sebuah kehidupan. Cinta bukanlah segalanya, manusia diciptakan sebagai khalifah di dunia ini bukanlah untuk bercinta semata, tetapi masih banyak tanggungjawab yang tersisa adanya... Cinta datang dan pergi, terkadang hadirnya tanpa dipinta, perginya pula tidak direla. Bersediakah kita jika situasi sebegini menghampiri?? Disaat hati masih keliru untuk menerima hadirnya cinta, tanpa diduga dalam waktu yang sama cinta melangkah setelah menyapa... aauuuhhhh!!! it hurt...

Sememangnya hati yang terluka amat menyakitkan, sedangkan luka yang berdarah mampu meninggalkan kesan... apatah lagi luka yang tidak terasa, pastinya mengalir darah yang tidak berwarna dan parutnya berbekas selamanya... Parut tersebut adalah kecacatan kekal yang harus ditanggung sendirian. cD rela ditoreh dengan belati dari ditusuk sembilu cinta, pedihnya amat-amat menyakitkan. Luka yang tidak terlihat oleh pandangan mata adalah sesuatu yang lebih besar impaknya. Kita x mampu menyelami ke dasar hati seseorang, dimana didasarnya terpendam 1001 macam kelukaan. Manusia dinilai dari penampilan zahir dan fizikalnya, lupakan seketika tentang penderitaan batin yang ditanggung dan cuba ukirkan senyuman... nahh segalanya mampu dilindungkan. Hipokritkah cD? Berlindung disebalik senyuman dan wajah ceria... Yaaa cD akui, cD hipokrit.. Mengapa perlunya cD mempersembahkan kesedihan dan kedukaan ini? Rela dipertontonkan dan menyembahkan sketsa laranya sebuah percintaan... Argghhh tidak!!! Kisah cD bukanlah cerekarama, lakonan cD tidak semantap mana.. layakkah cD melayari pentas ini? Tapi semunya sudah berakhir... cD x perlu lakonan mantap untuk mengukuhkan jalan ceritanya.. cD belajar untuk melepaskan... melepaskan sesuatu yang nyata bukan milik cD lagi. Hasilnya cD mampu tersenyum, tanpa secebis hipokrasi juga...

Bagi hati-hati yang terluka diluar sana, belajarlah untuk melepaskan...

Kita pernah melakukan kesilapan
Menyesali atas setiap perbuatan
Menangis dan memohon kemaafan
Lantas cubalah untuk melepaskan...

-cD-

3 comments:

Anonymous said...

This is really deep coming frm U, lil bro...
Writing what u feel inside is one of the best ways of LETTING GO... coz it gives a closure to 'em ;)

Stay Chill, kay!
~Kak Kin~

-cD- said...

Gitulah.. Jauh ke dasar cD menyelam untuk lahirkan entri nie.. huhuhu

abg eq... said...

lepaskanlah...bebaskanlah...hehehe